Posts

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 20)

Part 19         20. GADIS YANG TERLUPAKAN Miko segera pergi kerumahnya. Pesan dari Arin benar, Marsya sekarang berada di rumahnya. Meskipun wajahnya sedikit murung, tapi ibu dan ayahnya berada di samping Marsya. Mereka sedang menonton tv bersama,Ia melihat meja penuh dengan makanan. Sepertinya Ibu dan ayah memperlakukan Marsya dengan baik. Ibu       : Lihat, ayah pulang. Nenek kan sudah bilang, ayah pasti akan pulang, jadi sekarang tidak perlu bersedih lagi. Marysa : Tapi disini tidak ada Dara. Ibu       : Dara, dia sudah pulang. Dia juga punya keluarga dan pasti sudah lama tidak berkumpul dengan mereka.

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 19)

Part 18           19. PERGI DARI KEHIDUPAN MIKO Jam 8 pagi, Dara dan Marsya sudah siap untuk mengunjungi nenek Marsya. Mereka pergi ke restoran sate, karena gang yang Marsya lihat berada di rute restoran ke apartemen. Marsya memperhatikan satu persatu jalan yang mereka lewati. dan akhirnya ia menunjukan gang yang ia maksud. Mereka berhenti disana, Marsya masih ingat jalan menuju rumahnya. Rumah nenek Marsya terletak cukup jauh dari jalan raya. Rumahnya sangat kecil, bahkan lebih kecil dari rumah Dara. Dara melihat seorang perempuan tua yang sedang menjemur pakaian di depan rumah. Marsya segera berlari pada perempuan itu. Marsya : Neneeekkk . . . . .

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 18)

Part 17 18. IBU MENGETAHUINYA ! Setelah makan sate, mereka pergi menonton sebuah film, Miko sengaja mengajak mereka kesana. Ia ingat saat Dara dan Marsya menonton bersama Rifky. Saat itu ia merasa iri, karena itu, sekarang ia mengajak mereka berdua kebioskop. Marsya dan Dara memesan tiket, sementara Miko membeli popcorn dan minuman. Film sudah mulai, Dara dan Marsya masuk terlebih dahulu, 10 menit kemudian Miko baru masuk ke dalam. Marsya duduk di tengah antara Dara dan Miko. Ia juga memegang Popcorn, hingga Dara dan Miko bergantian mengambilnya pada Marsya. Saat tangan mereka bersentuhan saat mengambil popcorn, Miko dan Dara serentak menarik tangan masing-masing, Marsya tersenyum.

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 17)

Part 16   17.  KEDAI SATE Miko meninggalkan rumah Ismi, ia ingin memastikan keadaan Dara. Dara pasti akan sangat kaget setelah kedatangan Arin tadi. Ismi melihat Miko di jendela kamarnya. Ia menunduk menyesali kepergian Miko. Ismi berfikir Miko pasti akan menemui Dara. Apa Miko sudah benar-benar menyukai Dara, hingga saat Ismi sakitpun, ia masih memikirkan Dara ? Dara membuka pintu apartemen, dan itu Miko. Ia baru datang di malam selarut ini. Dara     : Kamu dari mana saja ?

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 16)

P art 15 16. MEREKA MULAI CURIGA Dara memencet bel apartemen beberapa kali, tapi tidak ada yang membuka. Apa mungkin Miko marah padanya, karena ia tidak ikut dengannya tadi. Tapi tadi ia memang tidak bisa ikut dengan Miko karena malam ini ulang tahun Rifky. Lalu sekarang bagaimana ? Apa ia harus tidur diluar ? Dara mencoba memencet bel lagi, tapi tetap tidak dibukakan pintu. Dara mengambil ponsel dan menelpon Miko, tapi tidak di angkat. Jadi sekarang bagaimana ? haruskah ia menelpon Rifky. Tapi tidak, ia akan sangat malu jika menelpon Rifky. Miko belum tidur, ia tidak bisa tidur sebelum Dara pulang, saat Dara memencet bel, ia sengaja tidak membuka pintu karena kesal. Tapi sekarang bel pintu tidak lagi berbunyi, Apa Mungkin Dara pergi ? Untuk menjawab rasa penasarannya, Miko melihat keluar pintu. Ternyata Dara tidur di depan pintu. Miko menghela nafas berat, bagaimana mungkin seorang perempuan dengan mudahnya tidur diluar.

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 15)

Part 14 15. SALAH PAHAM Dara menelpon Kristin untuk menanyakan keadaan suaminya. Dara     : Bagaimana keadaan suamimu ? aku dengar dia sakit ?! Kristin  : Darimana kamu tahu ? Aku bahkan tidak memberi tahu siapapun tentang ini. Dara lupa, seharusnya ia tidak menanyakan kabar suaminya langsung karena Kristin tidak tahu ia kenal Miko, dan tentu saja Kristin tidak boleh tahu.

DARA,PLEASE BE MY MOM (PART 14)

   Part 13 1               14.  KEMBALI MENYEBALKAN Miko membawa Dara masuk ke mobilnya lalu membawa Dara pulang. Dara tidak menolak, ia masih memikirkan kejadian yang baru saja terjadi. Untuk pertama kalinya lagi ia melihat Anton setelah perceraian mereka. Tidak banyak yang berubah pada Anton, satu-satunya yang berubah adalah wanita di samping Anton. Dulu ketika ia sering jalan-jalan, yang menggandeng Anton adalah dirinya. Tapi sekarang, wanita lain menggantikan posisi nya. Tanpa ia sadari air matanya jatuh. Ya, Dara menangis. Ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Miko dan Marsya juga hanya bisa diam. Meskipun Marsya masih belum dewasa, tapi ia tahu bahwa Dara sedang sedih, dan ia juga tidak bisa menghibur Dara. Begitu juga dengan Miko. Kekesalannya ketika melihat Dara bersama Rifky kini berganti menjadi iba. Perasaan bersalahnya muncul lagi karena ia merasa ia juga salah satu penyumbang ke...